• Home
  • Entertainment
More

    Fitur Baru, Ini Alasan Google Maps Punya Mode Incognito

    HPJadul.net – Google Maps telah menghadirkan fitur-fitur baru dalam layanannya. Yaitu mode penyamaran, yang diklaim dapat menjaga keamanan pengguna data pribadi.

    Aplikasi peta digital Google ini, tidak akan menyimpan histori atau histori pengguna jika Anda mengaktifkan mode penyamaran.

    Mode penyamaran dan fitur penghapus data otomatis juga dipasang oleh Google di YouTube dan layanan asisten suara, Reuters melaporkan pada hari Rabu (10/2/2019).

    Dengan mode penyamaran, Google Maps tidak akan secara otomatis menyimpan riwayat pencarian lokasi atau rute yang dilakukan oleh pengguna.

    Selain itu, Google juga menyediakan fitur Pemeriksaan Kata Sandi. Fitur ini dapat digunakan oleh pengguna untuk memeriksa apakah akun mereka dibajak dan dikendalikan oleh pihak lain.

    Google juga mengatakan akan membawa fitur penghapusan data otomatis ke Youtube. Dengan fitur ini, pengguna YouTube nantinya dapat mengatur kapan riwayat pencarian mereka pada layanan video online dihapus.

    Sementara dalam beberapa minggu mendatang, layanan asisten suara Google juga dapat dipesan untuk menghapus semua perintah yang telah dikatakan oleh para penggunanya.

    Google Maps di smartphone. (Shutterstock)
    Google Maps di smartphone. (Shutterstock)

    Google memang sedang disorot oleh pemerintah atau organisasi internasional karena dianggap tidak cukup sulit untuk mencoba menjamin keamanan data penggunanya di dunia.

    Dengan hadirnya mode penyamaran ini, apakah Google akan lebih aman dalam melindungi penggunanya & # 39; data pribadi? Setelah Google Maps, layanan lain apa yang mendapatkan fitur ini? .

    (Tag) google maps (t) data pribadi (t) mode penyamaran (t) fitur baru

    Artikel Terbaru

    Samsung Galaxy M30s Segera Edar di Indonesia

    Jakarta, Seluler. ID - Samsung sedang bersiap untuk mengumumkan Galaxy M30 di Indonesia pada 25 Oktober. Ini diketahui dari penggoda yang dibagikan perusahaan melalui...

    LinkAja Implementasikan Standar QR Code Indonesia di Pasar Tradisional

    Jakarta - Resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2019 oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (Aspi), Standar QR Code Indonesia (Qris), yang akan...

    Artikel Terkait

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here