• Home
More

    Aplikasi di Nokia ini Akan Hadir di Semua Ponsel Android

    Jakarta – Ponsel Nokia sejauh ini mengadopsi OS Android One Edition. Artinya, semua aplikasi dan fitur yang tertanam di dalam ponsel, murni dari Google.

    Salah satu aplikasi Google yang hanya terlihat di ponsel Nokia adalah Digital Wellbeing (kesejahteraan digital). Namun kedepannya, raksasa internet memutuskan aplikasi itu sebagai Android default.

    Apa itu Digital Wellbeing?

    Jika Anda pengguna ponsel Nokia, Anda mungkin sudah tahu. Intinya, aplikasi akan membatasi Anda bermain & # 39; ponsel.

    Digital Wellbeing bertujuan untuk membantu membatasi waktu yang Anda habiskan di perangkat Anda melalui fungsi-fungsi seperti Dashboard (menunjukkan berapa lama dan seberapa sering Anda menggunakan aplikasi), App Timer (pengaturan batas waktu harian pada aplikasi tertentu), dan Wind Down (mengurangi keinginan) untuk menggunakan telepon di malam hari).

    Ya, kecanduan smartphone adalah hal yang nyata dan memiliki beberapa konsekuensi negatif, seperti memengaruhi kehidupan sosial Anda, kemampuan Anda untuk bekerja atau belajar, dan bahkan mengganggu fungsi otak Anda.

    Menanggapi fenomena ini, beberapa perusahaan telah menciptakan aplikasi untuk membantu Anda menyeimbangkan kehidupan (nyata dan digital). Dalam hal ini, Google meluncurkan Digital Wellbeing.

    Mulai 3 September 2019, Digital Wellbeing tidak lagi menjadi fitur telepon opsional, tetapi persyaratan Android untuk semua produsen yang akan ditanamkan ke dalam perangkat mereka.

    Digital Wellbeing memulai debutnya pada pertengahan 2018 dan pada awalnya terbatas pada perangkat Pixel sebelum menyebar ke lebih banyak ponsel. Di Indonesia, aplikasi ini terlihat di sejumlah ponsel Nokia.

    Mengenai keberadaan aplikasi di ponsel Android nanti, tim di XDA mendapat dokumen Google Mobile Services (GMS) yang bocor pada 3 September 2019, yang menetapkan aturan yang harus diikuti semua produsen perangkat untuk memuat aplikasi dan layanan Google ke dalam perangkat mereka.

    Persyaratannya sangat spesifik: setiap produk baru dan yang sudah ada yang diluncurkan dengan Android 9 atau 10 atau ditingkatkan ke Android 9 atau 10 setelah 3 September harus memiliki solusi kesejahteraan digital dengan kontrol orangtua. Selain itu, fitur harus menonjol dengan berada di tingkat atas aplikasi pengaturan.

    Google menawarkan beberapa fleksibilitas kepada pabrikan, dengan memungkinkan mereka untuk mengintegrasikan aplikasi Digital Wellbeing Google sendiri atau dengan mengimplementasikan solusi kustom mereka sendiri.

    Karena aplikasi kesejahteraan digital segera lazim di ponsel Android, mudah-mudahan mereka akan membantu pengguna mendapatkan kembali kebebasan & # 39; dan segera & # 39; sadari & # 39; kecanduan layar.

    Artikel Terbaru

    Artikel Terkait

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here